Perempuan Moi di Sorong Jadi Garda Depan Pemberdayaan Ekonomi Papua Barat Daya
Papua Barat Daya – Semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat Papua terus berdenyut dari lapisan akar rumput. Di bawah terik matahari Sabtu...
Papua Barat Daya – Semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat Papua terus berdenyut dari lapisan akar rumput. Di bawah terik matahari Sabtu...
Seluruh proses rangkaian pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di berbagai daerah di Indonesia berlangsung dengan sangat lancar, aman, dan kondusif....
Seluruh rangkaian proses pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di berbagai daerah di Indonesia berlangsung dengan aman, damai, dan lancar. Berjalannya...
Oleh : Zaki Walad )* Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di berbagai daerah di Indonesia telah memperlihatkan bahwa memang sejatinya...
Oleh : Rizky Kurniawan )* Seluruh proses dan rangkaian pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di berbagai daerah Indonesia berhasil berjalan...
Riau - Gubernur Riau Abdul Wahid menegaskan langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dalam membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kelancaran Operasional Satuan...
Jakarta, Pemerintah menegaskan percepatan produksi minyak dan gas (migas) sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan dan mewujudkan swasembada energi. Melalui...
Oleh: Rendra Adiputra *) Peningkatan ketahanan energi nasional menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam menjaga kemandirian ekonomi dan mendukung pembangunan berkelanjutan....
Oleh: Alexander Royce*) Dalam dinamika global yang menuntut percepatan transformasi energi, Indonesia berada pada titik krusial. Dengan tantangan perubahan iklim dan fluktuasi harga energidunia, pemerintah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan ketahanan energinasional. Salah satu strategi yang tengah digalakkan secara masif adalah penguataninfrastruktur, baik di bidang listrik, gas, maupun pengelolaan limbah sebagai pondasimenuju swasembada energi. Langkah-langkah strategis ini sejatinya tidak hanyaidealisme belaka, melainkan instrumen nyata untuk mewujudkan kemandirian dankeberlanjutan. Baru-baru ini, Danantara mengumumkan rencananya meluncurkan delapan proyekwaste-to-power (sampah menjadi listrik) pada akhir Oktober 2025. Proyek ini menjadibagian dari ambisi pembangunan 33 PLTSa (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah) di berbagai kota. Ketua Eksekutif Danantara, Rosan Roeslani, menyatakan bahwakonversi limbah menjadi energi listrik dapat membantu mengatasi persoalan sampahnasional sekaligus memperkuat pasokan energi hijau. Ia menjelaskan bahwa setiap1.000 ton limbah bisa menghasilkan sekitar 15 megawatt listrik, dan Danantara siapmendukung dari sisi pendanaan, kelayakan teknis, serta kolaborasi dengan PLN sebagai pembeli listriknya. Rosan juga menyebut bahwa investasi awal untuk kapasitas 1.000 ton hampir berkisarantara Rp 2 hingga 3 triliun, dan bahwa pemerintah telah menghapus biaya tipping(biaya pembuangan) untuk daerah agar insentif lokal lebih tinggi. Dengan dukunganperaturan yang dipermudah, proyek-proyek ini diharapkan bisa segera dimulai di kota-kota seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, dan Makassar. Di sisi lain, Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN...
Banyuwangi – Komitmen pemerintah dalam membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi masyarakat terus diwujudkan melalui pengembangan Program Sekolah Rakyat. Melalui program...