Kopdes Merah Putih Jadi Penggerak Revolusi Ekonomi Desa dalam Satu Tahun Prabowo–Gibran
JAKARTA — Pemerintah terus mempercepat revolusi ekonomi desa melalui program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang diluncurkan pada bulan Juli...
JAKARTA — Pemerintah terus mempercepat revolusi ekonomi desa melalui program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang diluncurkan pada bulan Juli...
JAKARTA — Program Kopdes Merah Putih menjadi salah satu instrumen utama dalam keberlangsungan pemerintahan Prabowo–Gibran dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di...
Oleh: Hana Widya Saraswati Memasuki tahun pertama kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, ada gelagat positif yang makin nyata di tanah air: kesejahteraan petani makindiperhatikan, dan target swasembada pangan bukan sekadar angin lalu, tapi mulai terlihatwujudnya di berbagai wilayah. Dari Sabang sampai Merauke, lahan pertanian tidak cuma dijagaproduktivitasnya, tetapi juga diarahkan agar lebih mandiri secara produksi, lebih modern dalampengelolaan, dan lebih adil di distribusi hasilnya. Salah satu indikator paling menonjol adalah produksi beras nasional. Menteri KoordinatorBidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan mengatakan bahwa Indonesia telah berhasilmencapai swasembada di sektor beras. Produksi beras dari Januari sampai November 2025 diperkirakan mencapai sekitar 33,19 juta ton, meningkat sekitar 12,62 persen dibanding periodeyang sama tahun sebelumnya. Surplus yang diperoleh—diperkirakan 4 sampai 5 juta ton—tidakhanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, tapi memberi ruang bagi stabilitas pasokan dan harga. Stok beras nasional yang sekarang tercatat di atas 4 juta ton menunjukkan angka tertinggi dalamsejarah Republik ini. Tak kalah penting, langkah‐langkah sistemik yang diambil pemerintah dalam memperkuatfondasi pertanian turut mengangkat derajat petani. Distribusi alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada petani, perbaikan sistem irigasi, distribusi pupuk yang lebih lancar, serta regulasi yang disederhanakan menjadi bagian dari paket kebijakan yang memberi dampak langsung bagi sawahdan ladang di berbagai daerah. Kebijakan‐kebijakan tersebut bukan saja mempermudah proses produksi, tapi juga menekan biaya produksi dan risiko kegagalan panen akibat kendala teknisdan iklim. Swasembada pangan tidak hanya diukur dari beras saja. Pemerintah menegaskan bahwa selainberas, komoditas lain seperti jagung dan gula konsumsi juga menunjukkan tren produksi yang menggembirakan. Misalnya, program‐program ekstensifikasi lahan dan optimalisasi lahan tidurserta pembentukan kawasan pangan menjadi faktor penopang bahwa pasokan pangan tidak lagiterpusat di wilayah—tetapi mulai merata ke daerah‐daerah yang sebelumnya kurangdioptimalkan. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaimanmengatakan swasembada pangan kini mulai terwujud setelah beberapa pulau yang sebelumnyabergantung pasokan antarwilayah, kini sudah mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiriseperti wilayah Kalimantan yang dulunya mendatangkan beras dari Jawa Timur dan Sulawesi Selatan, kini telah berhasil mencapai swasembada beras. Di sisi kesejahteraan petani, keberpihakan tampak jelas. Peningkatan harga pembelianpemerintah (HPP) untuk gabah kering panen, perbaikan sarana produksi seperti irigasi danpupuk, perbaikan regulasi agar tidak menyulitkan petani, serta pemangkasan perantara yang selama ini memang menjadi salah satu hambatan dalam memperoleh hasil yang adil bagi petani. Ketika harga gabah lebih stabil, ketika pupuk tersedia tepat waktu dan tidak terhambat birokrasi, petani mendapatkan kepastian pendapatan yang lebih baik—ini sangat krusial dalam memeliharamotivasi untuk tetap bertani dan meningkatkan produktivitas lahan. Wilayah‐wilayah seperti di Papua...
Oleh : Andika Pratama )* Satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menandai capaian monumental dalam sejarah ketahanan...
Jakarta - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencatat kemajuan signifikan di sektor pangan nasional. Berdasarkan...
Jakarta - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa pencapaian swasembada pangan menjadi prioritas utama...
Oleh: Najib M. Anwar (* Dalam satu tahun pelaksanaannya, program Makan Bergizi Gratis (MBG) di era pemerintahan Prabowo–Gibran menunjukkan arah...
Oleh : Ivana Marvelia )* Tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menandai dimulainya transformasi...
Jakarta — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden...
Oleh: Sjaichul Anwari)* Dalam satu tahun masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sektor energi telah...