Politik

Kompensasi Korban Bencana Sumatra Tegaskan Komitmen Negara Lindungi Masyarakat

Oleh: Yandi Arya Adinegara)* Bencana alam, khususnya banjir bandang dan tanah longsor, sering kali menghadirkan dampak yang sangat besar terhadap kehidupan masyarakat. Tidak hanya mengakibatkan kerusakan material, bencana juga merenggut nyawa dan meninggalkan luka mendalam di hati keluarga korban. Namun, di tengah kesedihandan kesulitan yang dihadapi para korban, ada secercah harapan yang diberikan oleh negara. Komitmen pemerintah untuk melindungi masyarakat, terutama korban bencana, kembali ditegaskan dengan penyaluran kompensasi yang sangat berarti. Pada Januari 2026, Kementerian Sosial (Kemensos) Indonesia melalui kerja samadengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemerintah daerah, telah menyalurkan dana santunan kepada 355 ahli waris korban yang meninggalakibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera...

Dari Sampah ke Energi, Peran Danantara dalam Transformasi Ekonomi Hijau

Oleh: Sjaichul Anwari)* Pada tahun 2026, Danantara Indonesia semakin mempertegas komitmennya untukmentransformasikan krisis sampah nasional menjadi peluang energi bersih melaluiproyek pengolahan sampah menjadi energi Listrik (PSEL) atau Waste-to-Energy (WtE), dengan target groundbreaking pada kuartal II-2026.  Langkah strategis ini tidak hanya menandai kemajuan teknologi tetapi jugamenunjukkan bagaimana pengelolaan limbah dapat menjadi bagian tak terpisahkandari agenda ekonomi hijau nasional. Saat ini proyek tersebut berada pada tahapseleksi mitra hingga persiapan kontrak dan Engineering, Procurement, and Construction (EPC). Danantara menetapkan kriteria ketat bagi calon mitra proyek WtE. Dari sisikapabilitas teknis, peserta harus memiliki pengalaman mengoperasikan fasilitas WtEdengan kapasitas minimal 1.000 ton per hari. Di samping itu, mitra juga diwajibkanmemiliki rekam jejak terbukti dalam operasi dan pemeliharaan pembangkit WtE.  Lead of WtE Danantara Investment Management, Fadli Rahman mengungkapkan, fokus Danantara Indonesia adalah memastikan tata kelola yang kuat sejak hulu, termasuk proses pemilihan Badan Usaha Pelaksana Proyek (BUPP) PSEL yang transparan dan berbasis mitigasi risiko. Fokus tersebut menjadi penting untukmemastikan WtE dapat berjalan denga naman, berkelanjutan, dan diterimamasyarakat sebagai solusi pengelolaan sampah nasional. Ia menegaskan, keberhasilan WtE sangat ditentukan oleh kualitas tata Kelola sejaktahap perencanaan awal, bukan hanya sekadar memilih teknologi yang digunakan. Selain tata kelola, Danantara juga memastikan teknologi yang digunakan paling mutakhir, namun juga tepat serta sejalan dengan standar perlindungan lingkungandan kesehatan publik....