Investasi Era Prabowo Menguat, Stabilitas Jadi Modal Pertumbuhan Ekonomi

0

JAKARTA – Momentum investasi Indonesia yang tetap kuat di tengah ketidakpastian global dinilai perlu dijaga bersama dengan mempertahankan stabilitas nasional. Ruang penyampaian aspirasi masyarakat tetap menjadi bagian demokrasi, namun pelaksanaannya diharapkan berlangsung tertib agar tidak mengganggu aktivitas ekonomi dan kepercayaan dunia usaha.

Presiden Prabowo Subianto mengatakan realisasi investasi sepanjang semester I 2026 mencapai Rp1.010,6 triliun atau sekitar 49,5 persen dari target tahun ini sebesar Rp2.041,3 triliun. Investasi tersebut telah menciptakan sekitar 1,45 juta lapangan kerja.

Prabowo bahkan memperkirakan arus modal berskala besar akan masuk dalam waktu dekat. Menurutnya, kepercayaan investor ditopang fundamental ekonomi Indonesia yang relatif terjaga di tengah volatilitas global.

“Kita akan melihat gelombang investasi yang cukup besar masuk ke Indonesia dalam beberapa minggu ke depan,” kata Prabowo dalam program Presiden Prabowo Menjawab.

Selain investasi, pemerintah mencatat inflasi berada pada level 2,92 persen dan defisit fiskal tetap dijaga di bawah batas tiga persen. Pemerintah menjadikan stabilitas tersebut sebagai modal untuk mempertahankan pertumbuhan, mengembangkan industri dan memperluas kesempatan kerja.

Profesor Hubungan Internasional Webster University Rovshan Ibrahimov turut menyoroti transformasi pengelolaan BUMN melalui Danantara. Menurutnya, restrukturisasi dapat menjadi instrumen penting untuk mendukung investasi, hilirisasi dan penciptaan lapangan kerja.

“Untuk mencabut struktur yang telah berakar kuat, diperlukan tangan yang cukup tegas,” ujar Ibrahimov. Ia juga menekankan pentingnya pertanggungjawaban seiring besarnya kewenangan Danantara.

Sementara itu, analis politik Boni Hargens mengingatkan masyarakat agar menyikapi dinamika sosial secara proporsional dan tidak membiarkan kekhawatiran berkembang menjadi situasi kontraproduktif.

“Stabilitas nasional adalah tanggung jawab bersama aparat keamanan dan masyarakat dengan menjaga ketenangan dan kesatuan,” kata Boni.

Menurutnya, penyampaian aspirasi melalui unras merupakan bagian dari dinamika demokrasi, tetapi ketenangan publik tetap penting dijaga.

Dengan investasi dan penciptaan lapangan kerja yang terus bergerak, stabilitas menjadi kepentingan bersama. Aspirasi publik tetap dapat disampaikan secara tertib, sementara momentum ekonomi perlu dijaga agar manfaat pertumbuhan semakin luas dirasakan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *