Outlook Stabil, Pemerintah Pastikan Disiplin Fiskal Tetap Terjaga

0

Jakarta – Keputusan lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings untuk mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level BBB dengan outlook stabil menjadi sinyal positif terhadap kredibilitas pengelolaan ekonomi nasional.

Di tengah dinamika ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian, keputusan tersebut mencerminkan keyakinan bahwa Indonesia tetap mampu menjaga stabilitas fiskal, kesinambungan kebijakan, serta prospek pertumbuhan ekonomi dalam jangka menengah.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa keputusan S&P bukan merupakan bentuk hadiah, melainkan hasil dari konsistensi pemerintah dalam menjalankan kebijakan ekonomi yang prudent dan sesuai standar internasional.

“Ini bukan hadiah. Ini karena pemerintah bekerja memenuhi standar internasional. Mereka melihat kebijakan kita baik, prudent, independen, dan berjalan ke arah yang benar,” ujarnya.

Menurut Purbaya, pemerintah sejak awal aktif membangun komunikasi dengan investor global maupun lembaga pemeringkat untuk menjelaskan kondisi fundamental ekonomi Indonesia secara objektif. Berbagai kebijakan yang ditempuh, mulai dari pengendalian defisit anggaran, penguatan penerimaan negara, hingga koordinasi fiskal dan moneter menjadi faktor penting yang meningkatkan kepercayaan pasar terhadap Indonesia.

Ia juga menekankan bahwa pemerintah akan tetap menjaga disiplin fiskal sesuai amanat undang-undang serta memastikan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dilakukan secara hati-hati dan akuntabel.

“Ke depan kami tetap meminta dukungan agar pemerintah bisa menjalankan anggaran secara prudent sesuai undang-undang dan tidak ada penyelewengan,” kata Purbaya.

Dipertahankannya peringkat investasi dengan outlook stabil juga memberikan sentimen positif bagi pasar keuangan domestik. Kepercayaan yang tetap terjaga berpotensi meningkatkan arus investasi, menurunkan biaya pendanaan, serta memperkuat kepercayaan pelaku usaha terhadap prospek ekonomi Indonesia dalam jangka menengah dan panjang.

Ketua Umum Perkumpulan Analis Efek Indonesia, David Sutyanto, mengatakan afirmasi dari S&P menunjukkan kepercayaan terhadap perekonomian Indonesia tetap terjaga meski menghadapi tekanan fiskal, volatilitas nilai tukar, serta dinamika ekonomi global.

“Afirmasi rating Indonesia oleh S&P Global Ratings menjadi sinyal penting bagi perekonomian dan pasar modal Indonesia. Di tengah tekanan fiskal, volatilitas nilai tukar, dan dinamika global yang tidak ringan, keputusan ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap ekonomi Indonesia masih terjaga,” pungkas David.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *