Pemerintah Optimis Program MBG Capai Target 82,9 Juta Orang pada Akhir Tahun 2025
Jakarta – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pemerintah optimis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan mencapai...
Jakarta – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pemerintah optimis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan mencapai...
Jakarta - Pemerintah memastikan pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) berjalan di bawah pengawasan ketat untuk menjamin keamanan, kebersihan, dan...
Oleh: Meliana Kede Transformasi ekonomi Indonesia tengah memasuki babak baru. Pemerintah di bawahkepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Rakamenempatkan hilirisasi sebagai poros utama pembangunan nasional. Strategi tersebut bukan sekadar agenda industrialisasi, melainkan sebuah langkah besar untukmengubah wajah perekonomian dari berbasis ekspor bahan mentah menuju produksi bernilaitambah tinggi yang menopang pertumbuhan fiskal dan kemandirian ekonomi bangsa. Fokus hilirisasi menjadi salah satu dari empat prioritas utama pemerintahan saat ini, bersamaketahanan pangan, energi, dan program gizi gratis. Pemerintah memandang bahwapengolahan sumber daya alam di dalam negeri merupakan kunci untuk menciptakan nilaitambah, memperluas kesempatan kerja, serta memperkuat fondasi ekonomi agar lebih tahanterhadap gejolak global. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa hilirisasidan industrialisasi adalah jalan mutlak yang harus ditempuh Indonesia untuk keluar darikutukan sumber daya alam. Dalam pandangannya, tidak ada negara dengan kekayaan sumber daya alam yang berhasilmencapai status negara maju tanpa melalui industrialisasi terencana. Ia mengingatkan bahwaselama bertahun-tahun Indonesia terlalu bergantung pada ekspor bahan mentah yang bernilairendah, sehingga tidak memberi dampak signifikan terhadap kesejahteraan rakyat. Bahlil mengutip pengalaman pada sektor nikel sebagai contoh keberhasilan nyata kebijakanhilirisasi. Setelah penghentian ekspor bijih nikel pada 2017, nilai ekspor produk turunannyamelonjak tajam dari hanya sekitar 3,3 miliar dolar AS menjadi lebih dari 34 miliar dolar AS pada 2024. Lonjakan tersebut mencerminkan besarnya potensi ekonomi yang bisa diraih ketika bahanmentah diolah menjadi produk bernilai tinggi di dalam negeri. Namun, Bahlil juga menyorotibahwa proses hilirisasi selama ini belum sepenuhnya terencana dengan baik. Ia menilai kebijakan tersebut masih bersifat reaktif dan belum dirancang secara sistematisdengan melibatkan lembaga pengelola yang kuat. Karena itu, pemerintah kini tengahmembentuk badan khusus di bawah koordinasi Kementerian Investasi dan Hilirisasi untukmemastikan tata kelola yang lebih solid dan berkelanjutan. Selain memperkuat kebijakan industri, Bahlil menekankan bahwa keberhasilan hilirisasisangat bergantung pada dukungan energi yang efisien dan berkelanjutan. Pasokan gas alamdan sumber daya energi lainnya menjadi faktor penentu daya saing industri pengolahan. Tanpa ketersediaan energi yang stabil, industrialisasi tidak akan dapat berlangsung optimal. Sementara itu, Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto, memandanghilirisasi sebagai instrumen strategis untuk memperkuat struktur ekonomi nasional dalamjangka panjang. Dalam forum Focus Group Discussion bertajuk “Pengawasan Program PengembanganInvestasi dan Hilirisasi Nasional dalam Mewujudkan Indonesia Bebas dari Middle Income Trap”, Hery menekankan bahwa hilirisasi harus diiringi dengan investasi yang efisien, tatakelola transparan, dan pengawasan yang kuat. Menurut Hery, potensi sumber daya alam Indonesia akan menjadi pendorong utamapertumbuhan ekonomi apabila diolah secara berkelanjutan di dalam negeri. Pemerintah perlumemastikan dua sasaran besar: peningkatan nilai tambah dan produktivitas industripengolahan, serta penguatan integritas ekonomi domestik dan global. Melalui pendekatan tersebut, hilirisasi diharapkan mampu memperluas lapangan kerjaberkualitas, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mempercepat pertumbuhan ekonomidi daerah-daerah penghasil sumber daya. Hery juga menegaskan pentingnya menjaga konsistensi kebijakan hilirisasi agar mampumenarik investasi berkualitas. Menurutnya, keterbatasan ruang fiskal pemerintah tidak bolehmenjadi penghalang untuk melanjutkan pembangunan, sebab investasi transformatif dapatmenjadi solusi bagi pembiayaan pembangunan berkelanjutan menuju Visi Indonesia Emas2045....
Oleh: Gendhis Sathiti *) Langkah mengolah sumber daya alam dari bahan mentah menjadi bernilai tinggi memasuki fase agresif. Di bawah...
JAKARTA — Pemerintah menegaskan bahwa hilirisasi industri menjadi strategi nyata untuk membawa Indonesia menuju ekonomi bernilai tambah tinggi. Di bawah...
JAKARTA — Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa hilirisasi kini menjadi...
Oleh: Nanang Hermansyah (* Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun bangsa yang berdaya saing tinggi. Pemerintah melalui Program Sekolah Rakyat...
Oleh: Yandi Arya Adinegara)* Di tengah dinamika pembangunan nasional, akses pendidikan yang merata masih menjadi tantangan utama bagi anak-anak dari keluarga...
Jakarta — Pemerintah kembali memperkuat komitmennya dalam menuntaskan kemiskinan struktural melalui program unggulan Sekolah Rakyat. Program ini dirancang sebagai salah...
Jakarta - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM)...