Danantara Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri Teknologi dan Semikonduktor

0

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat posisi Indonesia dalam industri teknologi dan semikonduktor melalui penguatan investasi serta kolaborasi strategis dengan pelaku global. Langkah terbaru ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dan Hisense yang disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, penandatanganan MoU tersebut langsung disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Kerja sama itu menjadi upaya memperkuat investasi dan kemitraan strategis antara Indonesia dengan pelaku industri global.

“MoU tersebut menjadi langkah awal dalam menjajaki kerja sama di bidang teknologi,” ucapnya.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, CTO Danantara Sigit Puji Santosa, dan Chairman Hisense Group Jia Shaoqian. Pemerintah menilai kerja sama tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat investasi, transfer teknologi, dan pengembangan industri nasional yang memiliki nilai tambah tinggi.

“Presiden Prabowo menyambut baik minat Hisense untuk memperkuat kerja sama dengan Indonesia, khususnya dalam mendukung agenda pembangunan nasional, peningkatan investasi, serta penguatan ekosistem industri dalam negeri,” ujar Prasetyo.

Menurutnya, kolaborasi dengan Hisense tidak hanya diarahkan pada pengembangan bisnis, tetapi juga pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan daya saing sektor industri strategis. Kemitraan jangka panjang ini diharapkan mampu mempercepat transformasi Indonesia dari pasar teknologi menjadi pusat produksi dan inovasi industri berbasis teknologi maju.

“Melalui penandatanganan MoU tersebut, Indonesia dan Hisense menegaskan komitmen awal untuk membangun kemitraan yang saling menguntungkan dan berorientasi jangka panjang,” ungkap Prasetyo.

Sebelumnya, upaya penguatan sektor teknologi itu sejatinya sudah pernah dibangun melalui pengembangan sumber daya manusia dan ekosistem semikonduktor nasional. Kerja sama dilakukan antara Danantara dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dengan perusahaan teknologi global Arm Ltd yang membuka program Joint Semiconductor Training guna menyiapkan talenta di bidang chip dan teknologi digital.

“Saat ini kami membuka pelatihan semikonduktor bersama Danantara. Kemudian, nanti hasil dari pelatihan nanti akan kita bangunkan ekosistem industri di sana,” ujar Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Fauzan Adziman.

Kolaborasi investasi dengan Hisense dan pengembangan talenta semikonduktor melalui pelatihan nasional menunjukkan arah baru strategi industrialisasi Indonesia. Dengan dukungan Danantara dan kemitraan global, pemerintah berharap Indonesia semakin diperhitungkan dalam rantai pasok teknologi dunia sekaligus memperkuat kemandirian industri strategis di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *