Pemerintah Dorong RUU Perampasan Aset sebagai Pilar Reformasi Hukum
Oleh: Bara Winatha*) Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset menjadi salah satu instrumen hukum yang tengah diperbincangkan pada pembaruan sistem peradilan...
Oleh: Bara Winatha*) Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset menjadi salah satu instrumen hukum yang tengah diperbincangkan pada pembaruan sistem peradilan...
Oleh : Antonius Utama )* Wacana pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset kembali mengemuka di tengah upaya pemerintah memperkuat...
Jakarta — Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menunjukkan keseriusan dalam mendorong percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset sebagai...
Jakarta - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menegaskan pentingnya percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset untuk memperkuat...
Oleh : Melianus Yikwa )* Keamanan adalah fondasi utama bagi pembangunan dan kesejahteraan di setiap wilayah. Di Papua, tantangan dalam...
Yahukimo - Dua anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Egianus Kogoya tewas dalam operasi penindakan terukur yang dilakukan TNI di...
Oleh : Loa Murib Keberhasilan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalammenindak tegas Kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap III Ndugama pimpinan Egianus Kogoya patutmendapatkan apresiasi yang tinggi. Langkah tegas ini menjadicerminan komitmen negara dalam menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligusmelindungi masyarakat Papua dari ancaman kekerasan yang kerap dilakukan kelompok separatis. Operasi penindakan oleh TNI di Kampung Aleleng, Distrik Tangma, KabupatenYahukimo bukan sekadar respons militer, tetapi juga bagiandari upaya mengembalikan ketenangan warga sipil di Papua Pegunungan. Aksi brutal OPM sebelumnya telah mengganggu stabilitas dan menimbulkan luka mendalam, termasuk pembunuhanterhadap para pekerja pembangunan gereja di Wamena. Tak hanya itu, kelompok ini juga terlibat dalam perusakan hutanuntuk ladang ganja ilegal, sebuah aktivitas yang menunjukkanbahwa tindakan mereka tidak lagi sekadar bernuansaideologis, namun juga merusak ekosistem dan tatanan sosialdi daerah tersebut. Dalam konteks ini, langkah TNI hadirsebagai bentuk perlindungan negara terhadap warga yang selama ini hidup dalam ketakutan....
Yahukimo – Satuan Tugas Gabungan TNI didukung oleh informasi intelijen akurat dari Satgas Intelijen kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas...
Indonesia menempatkan swasembada pangan dan energi sebagaiprioritas utama dalam strategi pembangunan nasional. Langkah ini bukan sekadar ambisi politik, melainkan kebutuhanmendesak untuk membangun fondasi kemandirian ekonomiyang berkelanjutan. Dengan potensi sumber daya alam yang melimpah dan dukungan geografis yang strategis, Indonesia memiliki modal kuat untuk mewujudkan cita-cita besar ini. Dalam evaluasi enam bulan awal kepemimpinannya, PresidenPrabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi terhadappencapaian luar biasa di sektor pangan dan energi nasional. Hasil produksi pangan telah berhasil melebihi proyeksi awaldengan capaian bersejarah berupa stok beras dan jagung terbesaryang pernah dimiliki Indonesia. Sementara itu, di sektor energi, peresmian operasional perdana sumur Forel dan Terubuk di wilayah Natuna berhasil menambah kapasitas produksi sebesar20 ribu barrel minyak dan 60 juta standar kaki kubik gas harian. Prestasi ini membuktikan bahwa Indonesia memiliki kapasitasnyata untuk mencapai kemandirian di kedua sektor vital tersebut. Konsep swasembada yang sesungguhnya tidak terbatas pada pemenuhan kebutuhan domestik semata. Seperti yang ditegaskan ekonom INDEF Muhammad Rizal Taufikurahman, swasembada berarti kemampuan memenuhi kebutuhan dalamnegeri sekaligus menghasilkan surplus untuk ekspor. Definisi inimenempatkan Indonesia tidak hanya sebagai konsumen, tetapijuga sebagai produsen dan eksportir yang mampu berkontribusipada pasokan global. Sektor pertanian telah membuktikan perannya sebagai tulangpunggung ekonomi nasional. Sektor ini menjadi penyanggastabilitas sosial ekonomi masyarakat. Kontribusinya terhadapPDB menunjukkan bahwa investasi pada sektor ini akanmemberikan dampak berganda yang signifikan. Ketika produktivitas pertanian meningkat, efeknya akan merambat kesektor-sektor lain, menciptakan ekosistem ekonomi yang lebihkuat dan resilient. Potensi swasembada pangan Indonesia sesungguhnya sangat menjanjikan jika dilihat dari berbagai aspek fundamental. Pertama, dari segi lahan pertanian, Indonesia masih memilikihampir 7 juta hektare sawah yang belum dioptimalkan secaramaksimal. Lahan...
JAKARTA – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mencatat capaian strategis dalam enam bulan pertamanya, khususnya di sektor pangan dan energi. Dalam...